Model Diagram Entity Relationship (ER) dengan Contoh DBMS
โก Ringkasan Cerdas
Model Diagram Entitas-Relasi (ER) dengan Contoh DBMS Ilustrasi ini menyajikan metode terstruktur untuk merepresentasikan data dan interkoneksinya secara visual dalam basis data relasional. Dikembangkan oleh Peter Chen, metode ini menyediakan fondasi pemodelan konseptual untuk mendefinisikan entitas, atribut, relasi, dan kardinalitasnya secara tepat.
Apa itu Diagram ER?
Diagram Entitas-Relasi (ER) adalah alat visual yang ampuh untuk mendesain struktur basis data relasional. Pertama kali diusulkan oleh Peter Chen pada tahun 1976, diagram ini menyediakan fondasi pemodelan konseptual yang mendefinisikan entitas, atribut, relasi, dan kardinalitasnya dengan tepat. Tutorial ini mencakup semuanya, mulai dari konsep dasar hingga teknik tingkat lanjut, membantu Anda menguasai desain skema basis data.
Diagram ER berisi berbagai simbol yang menggunakan persegi panjang untuk mewakili entitas, oval untuk mendefinisikan atribut, dan bentuk belah ketupat untuk mewakili hubungan.
Sekilas, Diagram ER tampak sangat mirip dengan diagram alur. Namun, Diagram ER mencakup banyak simbol khusus, dan maknanya membuat model ini unik. Tujuan Diagram ER adalah untuk merepresentasikan infrastruktur kerangka entitas.

Sejarah Model ER
Peter Chen mengusulkan Diagram ER pada tahun 1976 dalam makalah pentingnya yang berjudul โThe Entity-Relationship Model: Toward a Unified View of Data.โ Tujuannya adalah untuk menciptakan konvensi seragam yang dapat digunakan baik untuk basis data relasional maupun jaringan. Chen membayangkan Model ER sebagai pendekatan pemodelan konseptual yang akan menjembatani kesenjangan antara kebutuhan dunia nyata dan implementasi basis data teknis.
Sejak saat itu, Model ER telah berevolusi dengan berbagai sistem notasi, termasuk Notasi Chen (yang asli), Notasi Crow's Foot (populer dalam perangkat modern), dan pendekatan berbasis UML. Terlepas dari variasi ini, konsep intinya tetap konsisten di semua implementasi.
Mengapa Menggunakan Diagram ER?
Diagram ER memberikan banyak manfaat untuk desain dan pengembangan basis data:
- Komunikasi Visual: Mereka memberikan representasi visual yang jelas yang dapat dipahami oleh pemangku kepentingan teknis maupun non-teknis.
- Rencana Induk Pembangunan: Mereka menunjukkan secara tepat bagaimana tabel-tabel harus dihubungkan dan kolom apa saja yang akan terdapat di setiap tabel.
- Terjemahan Siap: Diagram ER dapat langsung diterjemahkan ke dalam tabel relasional, memungkinkan Anda untuk membangun basis data dengan cepat.
- Pencegahan Kesalahan: Mereka membantu mengidentifikasi kekurangan desain dan redundansi sebelum implementasi, sehingga menghemat waktu dan sumber daya.
- Dokumentasi: Dokumen-dokumen ini berfungsi sebagai catatan permanen yang membantu anggota tim baru memahami arsitektur sistem.
- Analisa sistem: Mereka membantu mengidentifikasi semua entitas yang ada dalam suatu sistem dan hubungan antar entitas tersebut.
Komponen Diagram ER
Setiap Diagram ER dibangun dari tiga komponen inti: Entitas, Atribut, dan Relasi. Memahami setiap komponen dan bagaimana mereka berinteraksi sangat penting untuk menciptakan desain basis data yang efektif.
Contoh Diagram ER
Sebagai contoh, dalam basis data universitas, kita mungkin memiliki entitas untuk Mahasiswa, Mata Kuliah, dan Dosen. Entitas mahasiswa dapat memiliki atribut seperti Nomor Induk Mahasiswa (Rollno), Nama, dan ID Departemen. Mereka mungkin memiliki relasi dengan Mata Kuliah dan Dosen.
entitas
Entitas mewakili objek dunia nyata apa punโhidup atau matiโyang dapat diidentifikasi dengan jelas dan datanya dapat disimpan. Ini dapat berupa benda fisik, fakta tentang perusahaan, atau peristiwa yang terjadi di dunia nyata. Entitas dapat mencakup orang, tempat, objek, peristiwa, atau konsep.
Contoh entitas berdasarkan kategori:
- Orang: Karyawan, Mahasiswa, Pasien, Pelanggan
- Tempat: Toko, Gedung, Kantor, Gudang
- Obyek: Mesin, Produk, Mobil, Buku
- Acara: Penjualan, Pendaftaran, Perpanjangan, Transaksi
- Konsep: Akun, Kursus, Departemen, Proyek
Himpunan Entitas
Himpunan entitas adalah kelompok entitas serupa yang memiliki atribut umum. Misalnya, semua mahasiswa di sebuah universitas membentuk himpunan entitas "Mahasiswa". Entitas direpresentasikan dalam Diagram ER menggunakan persegi panjang, dengan nama entitas ditulis di dalamnya.
Entitas direpresentasikan oleh propertinya, yang juga disebut atribut. Semua atribut memiliki nilai masing-masing. Misalnya, entitas siswa mungkin memiliki nama, usia, dan kelas sebagai atribut.
Entitas Kuat vs. Entitas Lemah
Entitas diklasifikasikan sebagai kuat atau lemah berdasarkan kemampuannya untuk eksis secara independen. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk desain basis data yang tepat.
Entitas yang kuat memiliki kunci utama sendiri dan dapat berdiri sendiri. Misalnya, entitas "Mahasiswa" dapat diidentifikasi secara unik oleh Student_ID tanpa bergantung pada entitas lain.
Entitas lemah tidak memiliki kunci utama sendiri dan bergantung pada entitas kuat (disebut entitas pemilik) untuk identifikasinya. Ia menggunakan kunci parsial (diskriminator) yang dikombinasikan dengan kunci utama pemilik untuk mencapai keunikan. Misalnya, dalam sistem perbankan, entitas "Transaksi" bergantung pada entitas "Akun"โnomor transaksi saja tidak unik di seluruh basis data, tetapi jika dikombinasikan dengan nomor rekening, maka menjadi unik.
| Entitas Kuat | Entitas Lemah |
|---|---|
| Memiliki kunci utama tersendiri | Tidak memiliki kunci utama; menggunakan kunci parsial. |
| Diwakili oleh sebuah persegi panjang tunggal | Diwakili oleh persegi panjang ganda |
| Kunci utama digarisbawahi dengan garis solid. | Sebagian kunci digarisbawahi dengan garis putus-putus. |
| Dapat berdiri sendiri | Keberadaannya bergantung pada entitas pemilik. |
| Terhubung dengan hubungan berlian tunggal | Terhubung dengan simbol berlian ganda (menunjukkan hubungan) |
| Contoh: Pelajar, Karyawan, Produk | Contoh: Transaksi, Tanggungan, Barang_Pesanan |
Hubungan
Suatu relasi merepresentasikan hubungan antara dua entitas atau lebih. Relasi biasanya diidentifikasi menggunakan kata kerja atau frasa kata kerja yang menggambarkan bagaimana entitas berinteraksi satu sama lain. Dalam Diagram ER, relasi direpresentasikan menggunakan bentuk berlian. Contoh: Tom bekerja di departemen Kimia.
Entitas mengambil bagian dalam hubungan. Kita sering kali dapat mengidentifikasi hubungan dengan kata kerja atau frasa kata kerja.
contoh:
- Anda menghadiri kuliah ini
- Saya sedang memberikan ceramah
- Seorang siswa menghadiri kuliah
- Seorang dosen sedang memberikan kuliah.
atribut
Atribut adalah properti atau karakteristik yang mendeskripsikan suatu entitas atau relasi. Atribut memberikan informasi rinci yang membuat setiap instance entitas unik dan bermakna. Dalam Diagram ER, atribut direpresentasikan menggunakan oval (elips) yang dihubungkan ke entitas induknya oleh sebuah garis.
Sebagai contoh, entitas Siswa mungkin memiliki atribut seperti ID Siswa, Nama, Tanggal Lahir, Email, dan Nomor Telepon.
Jenis Atribut
| Jenis Atribut | Uraian Teknis | Example |
|---|---|---|
| Sederhana (Atomic) | Tidak dapat dibagi lebih lanjut menjadi komponen yang lebih kecil. | Nomor Telepon, SSN, Email |
| Gabungan | Dapat dipecah menjadi sub-atribut yang lebih kecil. | Nama Lengkap (Nama Depan, Nama Tengah, Nama Belakang), Alamat (Jalan, Kota, Kode Pos) |
| Berasal | Nilai dihitung dari atribut lain; tidak disimpan secara langsung. | Usia (dihitung dari Tanggal Lahir), Harga Total |
| Bernilai banyak | Dapat menyimpan beberapa nilai untuk satu entitas. | Nomor Hp / Telephone NumbersAlamat Email, Keterampilan |
| Atribut Kunci | Mengidentifikasi secara unik setiap instance entitas (Kunci Utama) | Nomor_Pelajar, Nomor_Karyawan, ISBN |
Kiat Utama: Dalam Diagram ER, atribut kunci ditunjukkan dengan nama yang digarisbawahi. Atribut turunan ditunjukkan dengan oval putus-putus, dan atribut bernilai banyak ditunjukkan dengan oval ganda.
Kardinalitas (Tipe Hubungan)
Kardinalitas mendefinisikan batasan numerik suatu relasiโkhususnya, berapa banyak instance dari satu entitas yang dapat dikaitkan dengan instance dari entitas lain. Memahami kardinalitas sangat penting untuk merancang struktur basis data yang efisien.
1. Satu lawan Satu (1:1)
Satu entitas dari himpunan A dapat dikaitkan dengan paling banyak satu entitas dari himpunan B, dan sebaliknya.
Contoh: Satu siswa diberi tepat satu ID siswa, dan setiap ID siswa hanya dimiliki oleh satu siswa.
2. Satu-ke-Banyak (1:N)
Satu entitas dari himpunan A dapat dikaitkan dengan beberapa entitas dari himpunan B, tetapi setiap entitas dalam B hanya dikaitkan dengan satu entitas dalam A.
Contoh: Satu kelas terdiri dari beberapa siswa.
3. Banyak-ke-Satu (N:1)
Beberapa entitas dari himpunan A dapat dikaitkan dengan satu entitas dari himpunan B.
Misalnya, banyak siswa yang berasal dari kelas yang sama.
4. Banyak-ke-Banyak (M:N)
Beberapa entitas dari himpunan A dapat diasosiasikan dengan beberapa entitas dari himpunan B, dan sebaliknya.
Misalnya, Siswa sebagai sebuah kelompok dikaitkan dengan beberapa anggota fakultas, dan anggota fakultas dapat dikaitkan dengan beberapa siswa.
Simbol dan Notasi Diagram ER
Diagram ER menggunakan simbol standar untuk mewakili berbagai komponen. Meskipun ada beberapa sistem notasi, dua yang paling banyak digunakan adalah Notasi Chen dan Notasi Crow's Foot.
Notasi Chen
Notasi Chen, yang dikembangkan oleh Peter Chen pada tahun 1976, menggunakan bentuk geometris untuk mewakili berbagai elemen:
| ะกะธะผะฒะพะป | Nama | Merupakan |
|---|---|---|
| empat persegi panjang | Kesatuan | Entitas kuat (misalnya, Siswa, Produk) |
| Double empat persegi panjang | Entitas Lemah | Entitas yang bergantung pada entitas lain (misalnya, Transaksi) |
| Elips/Oval | Atribut | Properti suatu entitas (misalnya, Nama, ID) |
| Double Elips | Atribut Bernilai Ganda | Atribut dengan banyak nilai (misalnya, Telepon) Numbers) |
| Elips Putus-putus | Atribut Turunan | Nilai yang dihitung (misalnya, Usia dari Tanggal Lahir) |
| Diamond | Hubungan | Hubungan antar entitas (misalnya, Pendaftaran) |
| Double Diamond | Mengidentifikasi Hubungan | Hubungan dengan entitas lemah |
| baris | Link | Menghubungkan komponen-komponen bersama |
| Teks yang Digarisbawahi | Kunci utama | Pengidentifikasi unik untuk entitas |
Notasi Kaki Gagak
Notasi Crow's Foot (juga disebut Notasi IE) lebih umum digunakan dalam alat desain basis data modern. Notasi ini menggunakan akhiran baris yang berbeda untuk merepresentasikan kardinalitas dan sangat efektif untuk menunjukkan sisi "banyak" dari suatu relasi.
| ะกะธะผะฒะพะป Description | Arti |
|---|---|
| Garis vertikal tunggal (|) | Wajib Satu (tepat satu) |
| Lingkaran dengan garis (O|) | Opsional Satu (nol atau satu) |
| Tanda kaki gagak dengan garis (>|) | Wajib Banyak (satu atau lebih) |
| Kaki gagak dengan lingkaran (>O) | Opsional Banyak (nol atau lebih) |
Notasi Chen vs. Notasi Kaki Gagak: Kapan Menggunakan Masing-masing
| Aspek | Notasi Chen | Notasi Kaki Gagak |
|---|---|---|
| terbaik Untuk | Pemodelan konseptual, penggunaan akademis | Pemodelan fisik/logis, penggunaan industri |
| Tampilan Atribut | Menampilkan semua atribut secara visual. | Daftar atribut di dalam kotak entitas |
| Kardinalitas | Menggunakan angka (1, N, M) | Menggunakan simbol visual |
| Kompleksitas | Bisa menjadi berantakan | Lebih ringkas dan lebih bersih. |
| Dukungan Alat | Dukungan terbatas untuk alat modern. | Didukung secara luas dalam berbagai alat. |
Cara Membuat Diagram Hubungan Entitas (ERD)
Dalam tutorial Diagram ER (ERD) ini, kita akan mempelajari cara membuat Diagram ER. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat Diagram ER:
Mari kita pelajari dengan Contoh Entity Relationship Diagram:
Di universitas, seorang mahasiswa mendaftar dalam mata kuliah. Seorang mahasiswa harus terdaftar setidaknya dalam satu mata kuliah. Setiap mata kuliah diajar oleh satu profesor. Untuk menjaga kualitas pengajaran, seorang profesor hanya dapat mengajar satu mata kuliah.
Langkah 1) Identifikasi Entitas
Kita memiliki tiga entitas:
- mahasiswa
- Kelas
- Profesor
Langkah 2) Identifikasi Hubungan
Kita memiliki dua hubungan berikut:
- siswa adalah ditugaskan kursus
- Profesor memberikan kursus
Langkah 3) Identifikasi Kardinalitas
Dari pernyataan masalah, kita tahu bahwa:
- Seorang siswa dapat ditugaskan beberapa Pelatihan
- Seorang Profesor hanya bisa menyampaikan satu Tentu saja
Langkah 4) Identifikasi Atribut
Anda perlu mempelajari berkas, formulir, laporan, dan data yang saat ini dikelola oleh organisasi untuk mengidentifikasi atribut. Anda juga dapat melakukan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi entitas. Awalnya, penting untuk mengidentifikasi atribut tanpa memetakannya ke entitas tertentu.
Setelah Anda memiliki daftar Atribut, Anda perlu memetakannya ke entitas yang telah diidentifikasi. Pastikan sebuah atribut dipasangkan dengan tepat satu entitas. Jika Anda berpikir sebuah atribut seharusnya dimiliki oleh lebih dari satu entitas, gunakan pengubah (modifier) โโuntuk membuatnya unik.
Setelah pemetaan selesai, identifikasi Kunci utama. Jika kunci unik tidak tersedia, buatlah kunci unik.
| Kesatuan | Kunci utama | Atribut |
|---|---|---|
| mahasiswa | Identitas Siswa | Nama siswa |
| Profesor | Identitas pegawai | Nama Profesor |
| Kelas | Kursus_ID | Nama kursus |
Untuk Entitas Kursus, atributnya bisa berupa Durasi, Kredit, Tugas, dll. Demi kemudahan, kami hanya mempertimbangkan satu atribut saja.
Langkah 5) Buat ERD
Contoh representasi Diagram Hubungan Entitas yang lebih modern:
Praktik Terbaik untuk Diagram ER yang Efektif
Ikuti panduan ini untuk membuat Diagram ER yang jelas, mudah dipelihara, dan efektif:
- Hilangkan Redundansi: Hapus entitas, atribut, atau relasi yang duplikat.
- Gunakan Konvensi Penamaan yang Jelas: Gunakan nama yang konsisten dan deskriptif. Hindari singkatan.
- Validasi Terhadap Persyaratan: Pastikan diagram mendukung semua kebutuhan penyimpanan data.
- Tetap Sederhana: Buat beberapa diagram pada level yang berbeda daripada satu diagram yang berantakan.
- Gunakan Warna Secukupnya: Gunakan warna secara konsisten untuk menyoroti kategori.
- Asumsi Dokumen: Sertakan catatan yang menjelaskan asumsi tentang aturan bisnis.
- RevBerdiskusi dengan para pemangku kepentingan: Mintalah pengguna bisnis dan tim teknis untuk meninjau diagram tersebut.
- Kontrol Versi: Pertahankan versi seiring perkembangan desain.
Diagram ER vs. Diagram Kelas UML
Meskipun Diagram ER dan Diagram Kelas UML sama-sama digunakan untuk pemodelan data, keduanya memiliki tujuan dan konteks yang berbeda. Memahami kapan harus menggunakan masing-masing diagram sangat penting untuk desain sistem yang efektif.
| Aspek | Diagram ER | Diagram Kelas UML |
|---|---|---|
| Tujuan utama | Desain database | Desain perangkat lunak/objek |
| Fokus | Data dan hubungan | Objek, metode, dan perilaku |
| Metode/Operations | Tidak didukung | Didukung penuh |
| Warisan | Terbatas (hanya dalam EER) | Dukungan penuh |
| Penggunaan Industri | Administrator basis data, analis data | Pengembang perangkat lunak, arsitek |
















