Proses Konsinyasi di SAP SD
⚡ Ringkasan Cerdas
Proses Konsinyasi di SAP SD memungkinkan perusahaan menyimpan produk di lokasi pelanggan sambil tetap mempertahankan kepemilikan hingga pelanggan menggunakannya, yang dikelola melalui empat jenis pesanan penjualan yang mencakup pengisian, pengeluaran, pengembalian, dan pengambilan stok konsinyasi.
Apa itu Proses Konsinyasi?
Proses Konsinyasi adalah proses penyimpanan produk di lokasi pelanggan tetapi pemilik produk tersebut tetap perusahaan. Pelanggan menyimpan stok konsinyasi di gudang mereka sendiri. Pelanggan dapat mengonsumsi produk dari gudang kapan saja dan pelanggan akan ditagih untuk produk tersebut sesuai dengan jumlah yang dikonsumsi. Dalam Pemrosesan Stok Konsinyasi, terdapat empat transaksi utama dalam SAP Sistem, yang semuanya mendukung pengelolaan stok secara terpisah:
- Consignment Fill-Up (Pengisian Stok di gudang).
- Masalah Konsinyasi (Permasalahan stok dari gudang).
- Pengembalian Konsinyasi (Pengembalian stok dari pelanggan).
- Pengambilan Konsinyasi (Stok dikembalikan ke pabrik).
Tabel di bawah ini merangkum empat proses konsinyasi, jenis pesanan penjualannya, dan fungsi masing-masing proses.
| Proses | Jenis pesanan | Deskripsi |
|---|---|---|
| Pengisian Konsinyasi (CF) | KB | Perusahaan menyimpan produk di lokasi pelanggan; perusahaan tetap menjadi pemiliknya. |
| Penerbitan Konsinyasi (CI) | KE | Pelanggan mengonsumsi produk dan ditagih berdasarkan jumlah yang digunakan. |
| Pengembalian Konsinyasi (CONR) | KR | Pelanggan mengembalikan produk yang rusak, berkualitas buruk, atau kedaluwarsa. |
| Pengambilan Barang Konsinyasi (CP) | KA | Perusahaan mengambil kembali stok barang konsinyasi yang tidak terjual dari pelanggan. |
Pengisian Konsinyasi
Pengisian Konsinyasi adalah suatu proses di mana perusahaan menyimpan produk di lokasi pelanggan dan perusahaan tetap menjadi pemilik produk tersebut. Proses ini dikenal sebagai pengisian konsinyasi (CF). Jenis pesanan penjualan untuk pengisian konsinyasi adalah – KB.
Dalam konsinyasi, hanya pemesanan dan pengiriman yang dilakukan.
Langkah 1) Buat Pengisian Konsinyasi
- Masukkan kode T VA01 di kolom perintah.
- Masukkan jenis pesanan CF (pengisian konsinyasi).
- Masukkan area penjualan dalam data organisasi.
Langkah 2)
- Masukkan nomor PO.
- Masukkan Tanggal PO.
- Masukkan Jumlah Pesanan.
Langkah 3) Klik simpan .
Pesan seperti di bawah ini ditampilkan.
Masalah Konsinyasi
Setelah stok terisi di lokasi pelanggan, pelanggan dapat menggunakannya. Pelanggan dapat mengakses produk kapan saja untuk dijual atau digunakan sendiri dari gudang mereka, dan perusahaan hanya akan menerbitkan faktur untuk produk yang diakses, dan faktur ini dikenal sebagai penerbitan konsinyasi (CI). Jenis pesanan penjualan untuk masalah konsinyasi adalah – KE.
Dalam konsinyasi, Penerbitan Pesanan, Pengiriman dan Faktur berlangsung.
Langkah 1)
- Masukkan T-code VA01 di kolom perintah.
- Masukkan tipe pesanan CI (Masalah konsinyasi).
- Masukkan data area Penjualan di blok Data Organisasi.
Langkah 2)
- Masukkan nomor Dijual Ke Pesta / Pengiriman ke Pesta / PO.
- Masukkan Tanggal PO.
- Masukkan Bahan dan jumlah yang dipesan.
Langkah 3) Klik simpan .
Pengembalian Konsinyasi
Terkadang produk yang dikeluarkan harus dikembalikan. Jika pelanggan mengembalikan produk karena rusak, kualitas buruk, atau kadaluarsa, maka proses ini disebut pengembalian konsinyasi (CONRPengembalian barang konsinyasi terjadi setelah penerbitan barang konsinyasi. Artinya, pelanggan dapat mengembalikan produk konsinyasi, dan produk tersebut diterbitkan kepada pelanggan melalui proses penerbitan konsinyasi. Jenis pesanan penjualan untuk pengembalian barang konsinyasi adalah – KR.
Dalam pengiriman Kembalikan PesananPengiriman, faktur, dan kredit untuk pengembalian barang dilakukan.
Langkah 1)
- Masukkan T-code VA01 di kolom perintah.
- Masukkan jenis pesanan CONR (Pengembalian Barang Konsinyasi).
- Masukkan data area Penjualan di blok Data Organisasi.
Langkah 2)
- Masukkan Dijual ke Pesta / Kirim ke pesta.
- Masukkan alasan Pemesanan.
- Masukkan Bahan dan jumlah yang dipesan.
Langkah 3) Klik simpan .
Penjemputan Konsinyasi
Terakhir, stok yang tidak terjual dapat diambil kembali oleh perusahaan. Ketika pelanggan meminta perusahaan untuk mengambil kembali produk tersebut, perusahaan akan mengemas produk tersebut dari lokasi pelanggan; proses ini dikenal sebagai Pengambilan Konsinyasi (Consignment Pickup).CPDalam proses pengambilan konsinyasi, produk tidak dikirim ke pelanggan dan hanya disimpan di gudang pelanggan sebagai stok konsinyasi. Jenis pesanan penjualan untuk pengambilan konsinyasi adalah – KA.
Dalam pesanan pengambilan konsinyasi, pengiriman pengembalian dilakukan.
Langkah 1)
- Masukkan T-code VA01 di kolom perintah.
- Masukkan jenis pesanan CP (Pengambilan barang konsinyasi).
- Masukkan data Area Penjualan di blok Data Organisasi.
Langkah 2)
- Masukkan Dijual ke Pesta / Kirim ke pesta.
- Masukkan alasan Pemesanan.
- Masukkan Bahan dan jumlah yang dipesan.
Langkah 3) Klik simpan .









