Subnet Mask & Subnetting: Apa itu?
โก Ringkasan Cerdas
Subnetting membagi jaringan besar menjadi segmen logis yang lebih kecil, meningkatkan efisiensi routing, menghemat alamat IPv4 yang langka, dan memperketat keamanan. Subnet mask, nilai 32-bit, menandai bit mana yang mengidentifikasi jaringan dan bit mana yang mengidentifikasi host.

Apa itu Subnetting?
Subjaringan adalah praktik membagi jaringan menjadi dua atau lebih jaringan yang lebih kecil. Hal ini meningkatkan efisiensi perutean, membantu meningkatkan keamanan jaringan, dan mengurangi ukuran domain siaran.
Subnetting IP menetapkan bit-bit urutan tinggi dari host sebagai bagian dari prefiks jaringan. Metode ini membagi jaringan menjadi subnet yang lebih kecil. Ini juga membantu mengurangi ukuran tabel routing yang tersimpan di router, memperluas basis alamat IP yang ada, dan menyusun ulang alamat IP.
Mengapa Menggunakan Subnetting?
Berikut adalah alasan-alasan penting untuk menggunakan subnetting:
- Ini membantu Anda memaksimalkan efisiensi pengalamatan IP.
- Hal ini memperpanjang masa pakai IPv4, yang alamat publiknya terbatas.
- Subnetting IPv4 mengurangi lalu lintas jaringan dengan menghilangkan tabrakan dan lalu lintas siaran, yang meningkatkan kinerja secara keseluruhan.
- Metode ini memungkinkan Anda menerapkan kebijakan keamanan jaringan pada interkoneksi antar subnet.
- Ini mengoptimalkan kinerja jaringan IP dan memfasilitasi jangkauan geografis yang luas.
- Proses subnetting membantu mengalokasikan alamat IP sehingga sejumlah besar alamat jaringan IP tidak menganggur.
- Subnet biasanya diatur secara geografis untuk kantor atau tim tertentu dalam suatu bisnis, yang memungkinkan lalu lintas jaringan mereka tetap berada di dalam lokasi tersebut.
Apa itu Subnet Mask?
Subnet mask adalah alamat 32-bit yang digunakan untuk membedakan antara alamat jaringan dan alamat host dalam sebuah jaringan. Alamat IPSubnet mask mengidentifikasi bagian mana dari alamat IP yang merupakan alamat jaringan dan bagian mana yang merupakan alamat host. Subnet mask tidak ditampilkan di dalam paket data yang melewati Internet; paket tersebut membawa alamat IP tujuan, yang kemudian dicocokkan oleh router dengan subnet.
1 mewakili jaringan, 0 mewakili host.
Dua jenis subnet mask adalah:
- The masker subnet default adalah jumlah bit yang dicadangkan oleh kelas alamat. Menggunakan mask default ini mengakomodasi satu subnet jaringan dalam kelas yang bersangkutan.
- A masker subnet kustom dapat didefinisikan oleh administrator untuk mengakomodasi banyak jaringan.
Bagaimana Cara Menggunakan Subnet Mask?
Subnet mask digunakan oleh router untuk menutupi alamat jaringan. Ini menunjukkan bit mana yang digunakan untuk mengidentifikasi subnet.
Setiap jaringan memiliki alamat uniknya sendiri. Misalnya, jaringan Kelas B memiliki alamat jaringan 172.20.0.0, yang seluruh bagian host-nya terdiri dari angka nol.
Contoh alamat IP: 11000001. Di sini bit ke-1 dan ke-2 adalah 1 dan bit ke-3 adalah 0; oleh karena itu, alamat ini termasuk dalam Kelas C.
Cara mengidentifikasi kelas mana yang termasuk dalam alamat IP
Contoh di atas menunjukkan bagaimana alamat IP harus diuraikan, yang memudahkan router internet untuk menemukan jaringan yang tepat untuk mengarahkan data. Namun, dalam jaringan Kelas A, mungkin ada jutaan perangkat yang terhubung, dan mungkin dibutuhkan waktu bagi router untuk menemukan perangkat yang tepat.
Metode-metode Subnet Masking
Kita dapat melakukan proses subnet masking dengan dua cara: Langsung atau Jalan Pintas.
1) Lurus
Anda harus menggunakan metode notasi biner untuk alamat dan mask, lalu menerapkan operasi AND untuk mendapatkan alamat blok.
2) Metode Jalan Pintas
- Jika byte dalam mask adalah 255, salin byte tersebut ke alamat tujuan.
- Jika byte dalam mask bernilai 0, ganti byte dalam alamat dengan 0.
- Jika byte dalam mask bukan 255 atau 0, tulis mask dan alamat dalam bentuk biner dan gunakan operasi AND.
- Jika mantantracJika alamat jaringan penerima cocok dengan ID jaringan lokal, maka tujuan pengiriman berada di jaringan lokal. Jika tidak cocok, pesan harus dirutekan ke luar jaringan lokal.
| Kelas | Subnetmask default | Jumlah jaringan | Jumlah host per jaringan |
|---|---|---|---|
| A | 255.0.0.0 | 128 | 16,777,214 |
| B | 255.255.0.0 | 16,384 | 65,534 |
| C | 255.255.255.0 | 2,097,152 | 254 |
Rumus-rumus Penting untuk Menentukan Subnet
Gunakan 2s - 2 rumus, dan jangan gunakan rentang nol dan siaran, jika:
- Anda menggunakan metode routing berbasis kelas.
- RIP versi 1 digunakan.
- The tidak ada ip subnet-nol Perintah tersebut dikonfigurasi pada router Anda.
Gunakan 2s rumus dan gunakan rentang nol dan siaran jika:
- Anda menggunakan metode routing tanpa kelas atau VLSM.
- RIP versi 2, EIGRP, atau OSPF digunakan.
- The ip subnet-nol Perintah tersebut dikonfigurasi pada router Anda.


