Selisih Antara =, ==, dan === di JavaSkrip [Contoh]
Apa yang ada = masuk JavaNaskah?
Sama dengan (=) adalah operator penugasan, yang menetapkan variabel di sebelah kiri = ke nilai ekspresi yang ada di sebelah kanannya. Operator ini menetapkan lvalue ke rvalue.
Misalnya, Menulis a=10 boleh saja. Jika kita menulis 10=10, 'a' = 10 atau 'a' = 'a', maka akan terjadi kesalahan referensi.
Apa yang == masuk JavaNaskah?
Double sama dengan (==) adalah operator perbandingan, yang mengubah operan yang memiliki tipe yang sama sebelum perbandingan.
Jadi, saat Anda membandingkan string dengan angka, JavaSkrip mengonversi string apa pun menjadi angka. String kosong selalu dikonversi menjadi nol. String tanpa nilai numerik dikonversi menjadi NaN (Bukan Angka), yang mengembalikan false.
Apa yang === masuk JavaNaskah?
=== (Triple equals) adalah operator perbandingan kesetaraan yang ketat dalam JavaSkrip yang mengembalikan false untuk nilai yang tidak bertipe sama. Operator ini melakukan pengecoran tipe untuk kesetaraan. Jika kita membandingkan 2 dengan “2” menggunakan ===, maka akan mengembalikan nilai false.
Mengapa menggunakan = masuk JavaNaskah?
Berikut adalah kegunaan penting dari = in JavaNaskah:
= JavaOperator skrip menetapkan nilai ke operan kiri tergantung pada nilai operan yang tersedia di sisi kanan. Operan pertama harus berupa variabel.
Operator penugasan dasar adalah =, yang menetapkan nilai dari satu operan ke operan lain. Yaitu, a = b menetapkan nilai b ke a.
Mengapa menggunakan == di JavaNaskah?
Berikut adalah kegunaan penting dari == in JavaSkrip:
Operator == adalah operator persamaan. Operator ini memeriksa apakah dua operannya sama atau tidak dengan mengubah ekspresi dari satu tipe data ke tipe data lainnya. Anda dapat menggunakan operator == untuk membandingkan identitas dua operan meskipun keduanya tidak bertipe sama.
Bagaimana === Bekerja dengan Tepat?
- Persamaan ketat === memeriksa apakah dua nilai sama atau tidak.
- Nilai tidak secara implisit dikonversi ke nilai lain sebelum dibandingkan.
- Jika nilai variabel berbeda tipe, maka nilainya dianggap tidak sama.
- Jika variabel-variabel tersebut bertipe sama, tidak numerik, dan mempunyai nilai yang sama, maka variabel-variabel tersebut dianggap setara.
- Terakhir, jika kedua nilai variabel adalah angka, keduanya dianggap sama jika keduanya bukan NaN (Bukan Angka) dan merupakan nilai yang sama.
Contoh =
Pada program di bawah ini, ada dua variabel “a” dan “b”. Kami menambahkan dan mencetak nilainya menggunakan variabel ketiga, “c”. Jumlah nilai variabel “a” dan “b” adalah 7. Jadi outputnya adalah 7.
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h2>JavaScript Operators</h2>
<p>a = 2, b = 5, calculate c = a + b, and display c:</p>
<p id="demonstration"></p>
<script>
var a = 2;
var b = 5;
var c= a + b;
document.getElementById("demonstration").innerHTML = c;
</script>
</body>
</html>
Keluaran:
a = 2, b = 5, hitung c = a + b, dan tampilkan c:
7
Contoh ==
Dalam program di bawah ini, kita telah mendeklarasikan satu variabel “a” yang bernilai 10. Terakhir, pernyataan a == 20 menghasilkan false karena nilai a adalah 10.
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<p id="demonstration"></p>
<script>
var a = 10;
document.getElementById("demonstration").innerHTML = (a == 20);
</script>
</body>
</html>
Keluaran:
palsu
Contoh ===
Dalam program di bawah ini, nilai variabel x adalah 10. Nilai tersebut dibandingkan dengan 10 yang ditulis dalam tanda kutip ganda, yang dianggap sebagai string, dan oleh karena itu, nilainya tidak sepenuhnya sama. Output dari program ini salah.
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<p id="demo"></p>
<script>
var x = 10;
document.getElementById("demo").innerHTML = (x === "10");
</script>
</body>
</html>
Keluaran:
palsu
= Vs == VS === masuk JavaNaskah
Berikut perbedaan penting antara =, ==, dan ===
| = | == | === |
|---|---|---|
| = masuk JavaSkrip digunakan untuk menetapkan nilai ke suatu variabel. | == masuk JavaSkrip digunakan untuk membandingkan dua variabel, tetapi mengabaikan tipe data variabel. | === digunakan untuk membandingkan dua variabel, tetapi operator ini juga memeriksa tipe data dan membandingkan dua nilai. |
| Ini disebut sebagai operator penugasan | Disebut sebagai operator perbandingan | Ini juga disebut sebagai operator perbandingan |
| Operator penugasan dapat mengevaluasi nilai yang ditetapkan | Memeriksa kesetaraan dua operan tanpa mempertimbangkan jenisnya. | Membandingkan kesetaraan dua operan dengan tipenya. |
| Itu tidak mengembalikan benar atau salah | Mengembalikan true jika kedua operan sama. Mengembalikan false jika kedua operan tidak sama. | Ia mengembalikan nilai true hanya jika nilai dan tipe datanya sama untuk kedua variabel. |
| = cukup tetapkan satu nilai variabel ke nilai lainnya. | == melakukan koreksi tipe berdasarkan nilai variabel. | === mempertimbangkan jenis variabel. |
| = tidak akan membandingkan nilai variabel sama sekali. | == memeriksa kesetaraan hanya setelah melakukan percakapan yang diperlukan. | Jika dua nilai variabel tidak serupa, maka === tidak akan melakukan konversi apa pun. |
PERBEDAAN UTAMA
- = digunakan untuk menetapkan nilai ke suatu variabel, == digunakan untuk membandingkan dua variabel, tetapi mengabaikan tipe data variabel, sedangkan === digunakan untuk membandingkan dua variabel, tetapi operator ini juga memeriksa tipe data dan membandingkan dua nilai.
- = disebut sebagai operator penugasan, == disebut sebagai operator perbandingan sedangkan Itu juga disebut sebagai operator perbandingan.
- = tidak mengembalikan nilai true atau false, == Mengembalikan nilai true hanya jika kedua operannya sama, sedangkan === mengembalikan nilai true hanya jika nilai dan tipe datanya sama untuk kedua variabel.
